Siapakah Yesus Kristus

Siapakah Yesus Kristus Yang Sebenarnya Menurut Iman Kristen ?

Shalom saudara yang dikasihi Tuhan !

Ada dua golongan besar kenapa orang ingin mencari tahu Siapa Yesus Kristus, yaitu :

Yang Pertama adalah Mereka yang motivasinya ingin mencari pembenaran yaitu mereka yang pada dasarnya sudah punya kebenaran pribadi yang diperoleh melalui doktrin dari orang lain atau pembelajaran yang salah, jadi walaupun dia mencari tau Siapa Yesus Kristus sebenarnya dia hanya ingin memaksakan bahwa apa yang dia tau adalah benar.
Kalau sudara datang membaca ulasan tentang Siapa Yesus Kristus hanya ingin mencari pembenaran, sebaiknya anda tidak usah membaca lagi, yang pada akhirnya nanti akan menimbulkan perdebatan tiada akhir 🙂

Yang kedua adalah Mereka Yang Motivasinya ingin mencari Kebenaran yaitu mereka yang sungguh sungguh haus ingin mengenal Siapa Yesus Kristus sebenarnya. Mereka ingin mendengar dengan kerendahan hati mau mendengar dan belajar Siapa Yesus Kristus dalam Iman kristen yang benar.
Nah, kalau saudara termasuk dalam kategori seperti ini, silahkan dilanjut membacanya, saya berdoa kiranya Roh Kudus yaitu Roh Allah Sendiri mengurapi dan memberi pengertian yang terang benderang untuk saudara.

    1. Arti Nama Yesus Kristus.

      – “Yesus” dalam bahasa Ibrani adalah “Jehoshua” berarti sang penyelamat (Juru Selamat) yang menunjukkan misi-Nya bagi dunia, yakni keselamatan manusia (Baca : Mat 1:21)
      – “Kristus” dalam bahasa Yunani “Christos” sejajar dengan pengertian Mesias dalam PL yang berarti “Yang Diurapi”, sesuai dengan jabatan raja dan imam yang adalah orang yang diurapi (Baca : Kel 29:7; Im 4:3; Hak 9:8; 1 Sam 9:16; 10:1; 2 Sam 19:10).

    2. Keillahian Yesus

      – “Anak Allah” menunjukkan hubungan Yesus dan Allah Bapa yang sangat dekat.
      – Istilah ini kita kenal juga dalam trinitas (Mat. 11:27; 14:28-33; 16:16; 21:33-46; 22:41-46).
      – Istilah “Anak Allah” bukan berarti Allah menikah kemudian memperanakkan Yesus.
      – “Anak Allah” digunakan sehubungan dengan keberadaan ke-Allahan-Nya dan pekerjaan Ilahinya (Luk. 1:35).

    3. Bukti Tentang Keillahian Yesus:

      – Gelar ANAK ALLAH yang banyak dicatat oleh penulis Alkitab Kis 8:37; 2 Kor 1:19; Gal 2:20, Ef. 4:13) menunjukkan ke-Illahian Yesus.
      – Ia adalah Firman dan Firman itu adalah Allah (Yoh 1:1)
      – Ia mampu mengampuni dosa (Mat. 9:2-7)
      – Setanpun mengakui Yesus adalah Allah (Pengusiran orang yang kerasukan setan di gadara)
      – Ia mati dan bangkit pada hari yang ke tiga, membuktikan Ia sebagai Allah yang hidup.
      – Ia disembah oleh orang-orang (Mat 2:2)

    4. Kemanusiaan Yesus

      – Inkarnasi dari bahasa Latin “Incarnatio” Yang Berarti “ In The Flesh” (In= Masuk Kedalam) Dan (Caro/Carnis/Flesh=Daging).
      – Jadi Inkarnasi Adalah Kristus (Allah) Masuk Kedalam Daging Atau Allah Menjadi Manusia. (Yoh. 1:14 ; Rom. 8:3; 1 Tim. 3:16; 1 Yoh. 4:2; 2 Yoh.7).
      – Dalam Yohanes 1:14,  Inkarnasi bermaksud untuk menyatakan bahwa firman Allah telah menjadi daging, dengan kata lain “Allah benar-benar menjadi manusia’.
      – Inkarnasi menunjukkan bahwa ia telah mengosongkan diriNya dan mengambil rupa seorang hamba (Fil. 2:6,7).
      – Inkarnasi Hanya Terjadi Dalam Yesus Kristus, Kita Menolak Konsep “Reinkarnasi” Seperti Yang Diajarkan Dalam Agama Lain.

    5. Makna Inkarnasi:

      – Inkarnasi adalah inisiatif Allah
      – Inkarnasi menunjukkan kasih Allah kepada manusia
      – Inkarnasi sebagai cara Allah untuk berkomunikasi dengan manusia
      – Inkarnasi menunjukkan gambaran Allah yang sempurna dalam diri Yesus bagi manusia.
      – Inkarnasi mengarah kepada korban pendamaian
      – Inkarnasi mengarah pada konsep Imam besar sebagai perantara Allah dan manusia.

    6. Bukti lain tentang kemanusiaan Yesus adalah:

      – Dari pengakuan iman kami percaya bahwa Yesus dilahirkan layaknya bayi-bayi yang lain (Luk 1:1, Gal 4;4), meski yang membedakannya adalah bahwa ia lahir dari Roh Kudus.
      – Dengan demikian kami yakin bahwa Yesus adalah sungguh-sungguh manusia.
      – Ia mengalami keadaan yang sama dengan manusia (lapar, haus, marah, sedih, takut, dll.);
      – Ia memiliki struktur tubuhnya sama (daging, dan darah);
      – Ia memiliki silsilah;
      – Ia juga mati.

    7. Hal yang membedakan Yesus

      – Ia adalah manusia yang tidak berdosa.
      – Yesus tidak pernah membuat pengakuan dosa
      – Baptisan-Nya bukan sebagai tanda pertobatan tetapi penggenapan kebenaran, menang dalam semua pencobaan, pengakuan Yesus sendiri (Yoh. 10:30, 1 Yoh. 3, Ibr. 4:15, 2 Kor. 5:21).

    8. Jabatan Yesus Sebagai Raja

      – Dalam proses penyaliban, Yesus diolok-olok sebagai raja (Yoh 19:3, Luk 23:2, Yoh 19:21) padahal sebelumnya ia dielu-elukan pula sebagai Raja di Yerusalem.
      – Sebagai seorang Raja, Kristus telah berperang melawan kerajaan kegelapan dan menang.
      – Ia menjadi kepala dan raja yang memerintah umat-Nya.

    9. Jabatan Yesus Sebagai Nabi

      –  Sebagai Nabi, Ia bukan hanya menyampaikan firman Allah melainkan Firman itu sendiri.
      – Seperti nabi lainnya dalam PL, ia juga mengalami sengsara oleh karena tugasnya.

    10. Jabatan Yesus Sebagai Imam

      – Sebagai Imam, Yesus tidak mempersembahkan korban dengan menyembelih domba, melainkan Dia sendiri sebagai domba yang harus dipersembahkan sehingga terjadi pendamaian antara manusia dengan Allah.
      – Dalam surat Ibrani, Yesus adalah imam besar menurut peraturan Melkisedek, bukan menurut peraturan Harun yang berarti bahwa Yesus adalah imam yang kekal.

    11. Makna Karya Kematian-Nya

      – Penggenapan nubuat dalam PL sebagai sebuah kemenangan oleh karena ketaatan-Nya kepada Allah dan kerelaan-Nya menanggung dosa manusia sehingga terjadi penebusan bagi manusia dan terjadi pendamaian antara manusia dengan Allah melalui darah-Nya yang tercurah sebab tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan (Ibrani 9 : 22)

    12. Makna Karya Kebangkitan-Nya

      – Memberikan pengharapan baru bagi setiap orang percaya (1 Kor 15:35-38)
      – Memberikan kehidupan baru (Ef 2:5,6)
      – Membuktikan bahwa Ia adalah Allah yang hidup dan menang atas kuasa maut
      – Merupakan penggenapan dari firman

    13. Makna Karya Kenaikan-Nya

      – Merupakan bagian dari pemuliaan-Nya (Kis 1:6-11, Luk 24:51 dan Mrk 16:19) yang dilanjutkan dengan pencurahan Roh Kudus dan berhubungan dengan fungsinya kemudian untuk duduk di sebelah kanan Allah Bapa sebagai pembela, pendoa syafaat, dan pengantara kita (Roma 8:34; Ibr 7:25; 9:24).
      – Meski demikian Ia berjanji bahwa Ia tetap menyertai sampai akhir zaman dan akan datang kembali yang kedua kali.

Saudara yang dikasihi Tuhan akhir kata adalah, Yesus Kristus adalah Juruselamat manusia dari ikatan dosa, sebab hukum Tuhan Allah memberikan suatu solusi yang masih visioner yaitu bahwa dosa (yang upahnya adalah mati) itu hanya dapat ditutup/ ditebus dengan penggantian/ substitusi kematian pula. Maka, dengan sistem penggantian atau substitusi ini, yaitu dengan darah yang dicucurkan dengan cara diambil-Nya darah (dari binatang yang mati dibunuh), dan diambil kulit binatang itu oleh Allah untuk cawat Adam dan Hawa. Ini adalah sebuat tipologi yang disampaikan Allah untuk yang pertama kalinya dinyatakan kepada manusia tentang solusi dari dosa yang sesungguhnya adalah gambaran rencana penyelamatan dan penebusan Allah atas manusia dalam Korban Darah Yesus Kristus.

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,(Roma 3;23), mungkin saudara tidak berbuat dosa moral seperti membunuh, berjinah dll, tetapi benih dosa dan ikatan dosa ada pada saudara, hanya ada satu jalan untuk kita lepas dari ikatan hukum dosa adalah maut tadi yaitu : Percaya Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat dalam hidupmu, maka engkau akan menerima pengampunan dosa-dosa mu.

Berdoalah demikian :

“Bapa Surgawi, saya mengakui saya orang berdosa (Sebutkan dosa-dosamu dihadapan Tuhan).
Saya percaya bahwa Darah Yesus Kristus yang telah dicurahkan adalah untuk penebusan atas segala hutang dosa saya.
Saya percaya hanya melalui Tuhan Yesus saya beroleh pengampunan yang kekal.
Dan mulai saat ini juga, saya menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya pribadi.
Saya mengundang ROH KUDUS tinggal didalam hati saya untuk menuntun saya dalam setiap langkah dan pengenalan saya akan Egkau.
Saya berdoa Hanya di Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, AMIN.”

Selamat Menjadi Anggota Keluarga Kerajaan Allah!
( Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya (Yohanes 1:12) )

Carilah Gereja terdekat dengan saudara untuk pertumbuhan Iman mu…..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *